Perjuangan Mencari Donatur untuk sponsor Dauruh Ummul Quro ( Part 3) - Jejak Inspirasi Transformasi

Catatan Pribadi Berbagi Inspirasi Untuk Bertransformasi Menjadi Pribadi Lebih Baik ------------------------------------------------------------------------------------------

Terbaru

Rabu, 12 Juni 2024

Perjuangan Mencari Donatur untuk sponsor Dauruh Ummul Quro ( Part 3)

 



    Ternyata, perjuangan masih berlanjut..., dapat info dari pihak darunnajah, ada tambahan biaya lagi yaitu sebesar 6.240.000 sebagai biaya ke madinah. memang dalam dauroh ini, pihak kampus ummul quro tidak memfasilitasi perjalanan dan akomodasi selama di madinah...

mikir lagi, ini dari mana uangnya..., akhirnya mencoba memberanikan diri untuk mengajukan proposal ke alumni ma'ahid yang menjadi komisaris di sebuah BUMN yang terkait dunia pariwisata. proposal sudah saya kirim via WA, karena tidak kunjung ada respon, akhirnya DM via IG agar beliau cek pesan di WA, dan akhirnya beliau menjawab " absen dulu banyak kewajiban yang lain", itu balasannya. artinya beliau belum bisa bantu kali ini, karena masih ada tanggungan kewajiban yang harus beliau tunaikan...

Jika lembaga tidak meng-acc pengajuan, sudah maklum dan pernah merasakan. dan untuk pengajuan ke personal dan tidak di-acc, baru kali ini,karena baru kali ini saya juga mengajukan proposal untuk diri pribadi, setelah lebih dari 10 tahun yang lalu.

ada banyak hikmah dan pelajaran ketika tidak di-acc proposal ;

1. setiap manusia punya limit keluasan rizki dan kebutuhan masing-masing, dan ketika ada orang yang mau bantu, maka sejatinya Allah yang bantu juga disaat orang yang kita mintai bantuan dalam kondisi luas / lapang rizkinya. karena kalo dia "kaya" tapi pas kita ajukan pas dia lagi ada masalah, ya kecil kemungkinan untuk dibantu. momentumlah Allah yang mengatur.

2. mengajukan proposal ke orang adalah bentuk ikhtiar selama dilandasi bahwa Allah yang menentukan dan senantiasa melibatkan Allah, ada yang sekali dimintai bantuan, tanpa berikir panjang langsung di respon, lagi-lagi Allah -lah yang ngebantu itu semua. cuma PR nya adalah, sejauh mana kita kuat bergantungnya kepada Allah, dan inilah yang perlu sering dilatih, olah Rasa dan olah Hati

3. ketika ada orang yang mau ngebantu, maka orang itu bukan orang yang biasa-biasa, pastikan jadikan orang itu spesial dalam hidupmu, karena dari sekian orang yang minta bantuan kepadanya, dia memilih kita dan bergerak untuk membantu, jangan sia-siakan perhatian mereka, jangan khianati kepercayaan mereka kepada kita, dan selalu doakan dalam tiap doa mu, dalam kesendirian tanpa sepengetahuan mereka.

    selanjutnya berbicara terkait miracle / keajaiban. kita akan menganggap keajaiban sebagai keajaiban setelah keajaiban itu mewujud, tapi ketika kita sedang memohon kepada Allah untuk diberi keajaiban dan dalam proses untuk mewujud terkadang muncul rasa dalam hati...mungkin nggak ya, gimana mungkin terjadi jika kondisi seperti ini, ....gimana cara Allah mewujudkan....ketika muncul pertanyaan-pertanyaan dalam hati, disaat itu-lah iman kita sedang diuji, ujian keimanan terkait ke-MAHA-an Allah SWT, dan itu yang sedang saya rasakan dan alami saat ini....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar