Setelah mendapat bantuan dari Lembaga Zakat, LAZISMU Kudus yang tentu dengan konsekuensinya yaitu ikut berkontribusi dan melakukan desiminasi terkait apa yang saya dapatkan nanti ketika dauroh di mekkah nanti. Akan tetapi masih ada PR lagi, biaya untuk DP 2, masih kurang 8.200.000, dan kebutuhan biaya mandiri juga ternyata butuh banyak juga, mulai dari vaksin dan outfit yang harus disiapkan selama daruroh nanti.
Jujur, saya bukan tipe orang yang suka mengajukan proposal untuk "kepentingan pribadi", tapi ketika hari makin dekat, dan sudah berkali-kali self talk dan me time kepada Allah, " ini gimana ya Allah ...kekurangannya..., dengan jalan apa...., jika minta ke makhluk kemungkinannya ada 2, diterima dan ditolak, dan setiap orang punya kebutuhannya masing-masing....
Akhirnya, mencoba memberikan diri untuk mengajukan proposal ke personal, bukan lembaga. dan hasilnya saya pasrahkan ke Allah, proposal pertama saya ajukan ke Ibu " E " ( untuk menjaga amalan dan keikhlasan beliau ", saya sampaikan apa saja yang sudah saya bayarkan, seluk beluk Dauroh dan lain-lain, dan alhamdulillah setelah diskusi dengan suami beliau, akhirnya beliau mentrasnfer.
sekali lagi, proposal saya tadi bisa jadi ditolak, diacc-nya proposal saya tentulah ada peran Allah lalu Allah mudahkan bagi keluarga "E" untuk berbagi rizki dengan mensuport kegiatan dauroh. terkait ibu E, saya sudah pernah menuliskan sosok beliau di catatan blog ini yang berjudul sekeping hidayah di Al Biruni.
Proposal kedua, saya sampaikan kepada ibu "D" sosok ibu yang ketika tahun 2021 tiba-tiba mendaftarkan haji buat saya, propsal saya sampaikan dan beliau ACC juga, dan Alhamdulillah, akhirnya bisa melunasi DP yang ke - 2.
hanya Allah -lah yang mampu membalas dengan sebaik - baik balasan bagi mereka semua.
جزاهم الله خيرا كثيرا زززو بارك الله في أموالهم و أهلهم ....
catatan ini saya tuliskan, agara anak cucu saya tau jika banyak orang-orang baik sudah berkontribusi di keluarga, dan agar selalu mengirimkan doa-doa kebaikan kepada mereka untuk seterusnya




Tidak ada komentar:
Posting Komentar