Hikmah Ramadhan 7 # Healing # - Jejak Inspirasi Transformasi

Catatan Pribadi Berbagi Inspirasi Untuk Bertransformasi Menjadi Pribadi Lebih Baik ------------------------------------------------------------------------------------------

Terbaru

Sabtu, 04 Mei 2024

Hikmah Ramadhan 7 # Healing #

 



    Perjalanan pulang dari jakarta ke kudus, bareng akh irham ada banyak cerita, khususnya keluh kesah dan tantangan menjadi garda terdepan pengasuhan santri-santri pondok. Teringat 1 pesan ustadz kamal dalam acara upgrading untuk para musyrif dan musyrifah adalah, ketika sudah menyanggupi amanah sebagai musyrif atau musyrifah maka harus siap hidup dengan berbagai masalah, baik masalah yang terkait dengan santri atau wali.

    Para musyrif/ah sebagai garda terdepan tentu menghadapi 1001 kondisi yang rumit dan bermacam-macam. dan tentu lelah fisik, pikiran dan hati tak dapat dipungkiri. kutanya akh irham, kalo sudah "mutek" , healingnya apa? ternyata bagi dia dan beberapa musyrif yang lain healingnya adalah pergi keluar, jalan-jalan dan makan-makan. kita berdua sepakat 6 bulan terakhir ini memang kondisi agak terasa berat menghadapi apa yang dilapangan, memang buat sebagian musyrif ada yang "easy going" nggk dipikir abot, tapi bagi yang lainnya tentu beda, kalo saya sendiri, sampai harus nempelin 2 koyo cabe di punggung, karena area punggung benar-benar terasa berat.

    Yang jadi pikiran saya adalah, bagaimana musyrif/ah yang lain menemukan healing yang tepat untuk dirinya ketika menghadapi puncak-puncak kelelahan, healing yang mampu memberi energi baru, setidaknya mengurai keruwetan hati dan pikiran.

    kalau saya sendiri, setahun sekali paling tidak harus ada 1 acara pelatihan yang berfokus untuk melepas toxic-toxic yang ada dalam diri, toxic yang masuk kedalam diri dari faktor luar, 2018 ICMYR di Bandung, 2019 MMBC di malang, 2022 School Of Mentor di Jakarta.

    Sebenarnya ada healing yang efektif, yaitu Me Time di sepertiga malam, gratis tak berbayar, asal selalu mengasah diri untuk "ngobrol sama Allah " agar selalu dikuatkan dalam setiap aktifitas.

    beda dengan istri, semalam diskusi, healing apa yang dibutuhkan ketika kondisi sedang drop, ketika diri dipenuhi toxic, ternyata jawabannya simpel cukup pelukan, senyuman, kata-kata yang halus dan diizinkan Ikut acara PPA sudah cukup menjadi healing buat dirinya. dan akhirnya kami pun menyepakati hal tersebut, yang kedua kami berusaha berkomitmen untuk berusaha tidak menjadi TOXIC bagi yang lain, tidak menyakiti orang lain baik lewat kata-kata atau respon yang negatif untuk lingkungan sekitar. karena mengurus pondok butuh ( EPOS ) energi positif yang besar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar