Insight i'tikah pasca umroh ketiga - Jejak Inspirasi Transformasi

Catatan Pribadi Berbagi Inspirasi Untuk Bertransformasi Menjadi Pribadi Lebih Baik ------------------------------------------------------------------------------------------

Terbaru

Jumat, 02 Agustus 2024

Insight i'tikah pasca umroh ketiga

    Dua jam me time ditempat yang cukup nyaman berbatasan antara tempat sai dan thawaf, sambil liat lalu lalang dari berbagai negara.


    Sambil lisan berdoa, tangan mengurut lutut, betapa nikmat nya nikmat jalan, berjalan yang tanpa nyeri, berjalan yang hanya melangkah dan melangkah... berbeda jika berjalan sambil kondisi nyeri, sudah nyeri, masih pelan, sakit ke ubun ubun, dan nggak ada waktu untuk nikmatin suasana.

    Akhirnya terpikirkan, semua fasilitas dan kenikmatan apapun itu sejatinya titipan dari Allah, dan ada beberapa kondisi dan momen Allah mengambilnya entah sejenak atau selamanya, tinggal bagaimana respon si hamba dan atas sebab apa titipan itu diambil

Kondisi pertama,

Allah nitipin nikmat, eh ternyata disalahgunakan tidak sesuai yang Allah inginkan dan ridloi, wajar dan hak nya Allah untuk ngambil titipan tadi, karena si hamba tidak amanah dan cenderung menyalahgunakan. Harapannya si hamba tersadar dan tau jalan balik

Kondisi kedua

Allah nitipin nikmat, dan si hamba sudah taat dan tidak menyalahgunakan titipan nikmat tadi, lha kok diambil sama Allah? Allah ingin tau dan menguji bagaimana respon si hamba, apakah dia ikhlas, ridho atau merasa memiliki titipan tadi, atau malah marah marah sama Allah..Allah ingin menguji

Kondisi ketiga

Allah nitipin nikmat, dan si hamba bener sudah menyalahgunakan nikmat tadi, tapi kok nggk seperti kondisi yang pertama. Malah masih saja titipan itu dimanfaatkan atau bisa jadi makin ditambah lagi dan lagi ( konsep istidraj)

Tipe ini, argo hisab akan terus berjalan, sampai tidak disadari pada saatnya akan dirapel dan dihisab , latus alunna yaumadzin anin na'iim.

Titipan ada yang Allah ingin ambil sementara, diambil selamanya, ada yang diambil tapi dikembalikan dengan hal yang lain yang berbeda tapi lebih baik.

Jika rasa nyeri kaki ini baru secuil dari nikmat Allah yang begitu banyak, meski secuil tapi banyak hal yang tidak dapat dilakukan padahal baru secuil rasa sakit, maka dari itu, berhat-hatilah memanfaatkan titipan, 

Manfaatkan sesuai mau nya Allah..

Yang saya rasakan waktu itu meski banyak wanita dengan berbagai ras dan wajah yang cantik dari seluruh penjuru dunia, lagi lagi Allah ingin mengingatkan gunakan titipan-Ku sesuai mau-Ku bukan mau-mu!, cukuplah nyeri itu sebagai pengingat atas nikmat nikmat yang lain

Tidak ada komentar:

Posting Komentar